Pak Djarot Serukan Kampanye Gembira dan Santun

Pelajar yang saat ini belum mendapatkan beasiswa juga akan diberi pada masa kepemimpinan Ahok-Djarot.
Djarot menambahkan, Pemda DKI sudah menjalankan KJP Santri.
KJP itu diperuntukkan bagi warga Jakarta yang menjadi santri di luar ibu kota.
Mantan Wali Kota Blitar itu mengatakan, KJP Santri bukan bentuk diskriminasi bagi umat lain.
Dia justru ingin Islam di Indonesia menyatu pada kebinekaan.
"Sekarang sedang kami data pondok pesantren mana saja yang menerina santri dari Jakarta. Sehingga, kami mempunyai hubungan dan kaitan dengan pondok pesantren yang bersangkutan. Ini perlu disampaikan, karena kami ingin santri belajar di pesatren yang mengajarkan Islam rahmatan lil alamin. Kami tak mau belajarnya di tempat yang mengajarkan Islam garis keras, mengajarkan Islam wahabi, fundamentalis, ISIS, dan yang sejenisnya," kata Djarot. (jos/jpnn)
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, kampanye harus berjalan menyenangkan.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Prabowo Tak Diundang ke HUT PDIP, tetapi Bakal Diminta Hadir Pas Kongres
- Mau Rayakan Ultah Tanpa Bermewah-mewah, PDIP Tak Undang Prabowo
- Lewat Kampanye Ini, Prestine8.6+ Ajak Masyarakat Memulai Gaya Hidup Sehat
- Siap Menangkan RIDO jika Pilkada Jakarta 2 Putaran, PP DKI Ajak Anak Muda Gunakan Hak Suara
- 42 Persen Pemilih Golput di Pilgub Jakarta 2024, Terbanyak Memilih saat Anies vs Ahok
- Djarot Sebut Kecurangan Terjadi di Sumut, Melibatkan Parcok Memenangkan Menantu Jokowi