Pak Ganjar Orangnya Asyik, Mau Belajar dari Kreativitas Gen Z dan Milenial

“Maka sejak itu saya kasih teks, kadang kalau di Jateng pakai Bahasa Jawa, akhirnya kami terjemahkan juga biar orang semua tahu," kisahnya.
Namun, Ganjar juga menyoroti penggunaan medsos untuk hal-hal negatif. Misalnya, medsos dipakai untuk merundung (bullying), menyebar hoaks, mengmbar ujaran kebencian, bahkan fitnah.
“Maka saya berpesan, mari bermedsos dengan bijak," pinta Ganjar yang dalam kesempatan itu mengenakan kemeja putih dan pantalon hitam.
Seorang TikToker bernama Heru yang hadir pada acara itu memuji kemampuan Ganjar berkomunikasi, termasuk di medsos.
“Pak Ganjar keren, saya kagum dengan beliau karena pandai berkomunikasi dengan semua kalangan,” ucap Heru.
Menurut Heru, gubernur ke-15 Jateng itu bisa menjangkau kalangan muda dan tua. “Beliau sangat menginspirasi kami," katanya.
Pesinetron Fath Bayyinah yang menjadi salah satu pembicara di acara itu juga memuji Ganjar.
"Senang banget rasanya bisa ketemu langsung sama Pak Ganjar,” ujar Fath.
Bakal capres dari PDIP Ganjar Pranowo menyatakan kalangan milenial dan Gen Z merupakan generasi pemilik masa depan bangsa.
- RUU KUHAP Bolehkan Lapor Polisi Via Medsos, Sahroni: Mudah dan Antipungli!
- Gen Z Didorong Melek Finansial melalui Edukasi dan Inovasi Digital
- Spiritual Holiday, Tren Baru Gen Z Bikin Libur Lebaran Lebih Bermakna
- Mahasiswa Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks di Medsos
- Kemenag Gelar Ngabuburead Kepustakaan Islam, Dorong Peningkatan Literasi Generasi Z
- Minta Korlantas Polri Tindak Pelaku Bus Oleng, Sahroni: Cabut SIM Sopir dan Tegur PO-nya