'Pak Hakim, Minggu Depan Saya Dicerai Suami'
Selasa, 23 Agustus 2011 – 08:08 WIB

Mindo Rosalina saat menjadi terdakwa di pengadilan Tipikor 22 Agustus 2011. Foto: Dhimas/Jawa Pos
Curhat Rosa ini tampak didengarkan para hakim, termasuk ketua majelis hakim Suwidya. Rosa pun melanjutkan curhatnya. Dia lantas meminta maaf atas perbuatannya. Rosa juga berjanji bertobat dan tidak mengulangi pekerjaan seperti itu. Dia minta agar vonisnya tidak berat. "Kalau saya salah, saya ikhlas dihukum," ucapnya, lirih.
Permintaan keringanan hukuman itu bukan tanpa alasan. Dia mengatakan, setelah perceraiannya nanti, kedua anaknya ikut dia. Sebab, tampaknya, sang suami tidak peduli dengan anak-anaknya. Rosa yang merasa terus mendapat cobaan itu tidak kuasa menolak segala permintaan suaminya. "Saya pasrah," jelasnya.
Tidak berhenti di situ, dia juga berharap agar dua rekening bank miliknya yang diblokir KPK agar dibuka. Alasannya, rekening Bank Mandiri dan BRI itu bakal menjadi penopang hidupnya pasca perceraiannya. Termasuk menghidupi segala urusan kedua anaknya.
Rosa mengatakan, selain berisi uang gaji sebagai direktur pemasaran PT Anak Negeri, rekening Rosa di Bank Mandiri dan Bank BRI itu berisi dana dari bisnis keluarga. Sejak rekening tersebut diblokir, bisnis keluarganya diakuinya berhenti total. "Saya mohon, kalau tidak ditemukan uang hasil tindak kejahatan, saya minta agar dibuka blokirnya," ungkapnya.
Mantan anak buah M. Nazaruddin yang menjadi terdakwa kasus suap Sesmenpora, Mindo Rosalina Manulang, kemarin kembali menjalani sidang. Agenda hari
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara