Pak Jokowi Sudah Hubungi Erdogan, Ini Isi Pembicaraannya

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo akhirnya bisa berkomunikasi melalui sambungan telepon untuk mengucapkan selamat kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang baru saja memenangi pemilu. Presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu berbicara dengan Erdogan melalui telepon pada hari ini (26/6) pukul 17.01 WIB.
"Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia saya menyampaikan ucapan selamat kepada Yang Mulia (Erdogan, red) atas terpilihnya kembali Yang Mulia sebagai Presiden Republik Turki," ucap Jokowi dari Istana Merdeka, Jakarta.
Presiden Jokowi juga menyambut gembira pelaksanaan pemilihan presiden dan parlemen Turki yang berjalan lancar. Bahkan, pemilu yang digelar Minggu (24/6) itu disambut antusiasme tinggi pemilih di Turki.
Karena itu Jokowi juga mengharapkan Erdogan akan membawa Turki makin maju. "Saya yakin melalui kepemimpinan yang arif dan bijak Yang Mulia, rakyat Turki akan semakin makmur," lanjutnya.
Selain itu, Presiden Jokowi juga menegaskan komitmen Indonesia untuk bekerja sama secara erat dengan Turki demi kesejahteraan rakyat kedua negara. "Dan untuk mengedepankan kepentingan umat, khususnya kemerdekaan Palestina," ucap Jokowi.
Sedangkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Presiden Jokowi memiliki hubungan yang dekat dengan Erdogan. Menurutnya, Jokowi dan Erdogan sudah berkali-kali melakukan pembicaraan per telepon guna membahas isu-isu penting.
“Presiden Jokowi memiliki hubungan yang dekat dengan Presiden Erdogan. Dalam banyak kesempatan, kedua pemimpin melakukan pembicaraan per telepon untuk membahas berbagai macam isu,” ucap Retno.(fat/jpnn)
Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada Erdogan sekaligus menyambut gembira pelaksanaan pemilihan presiden dan parlemen Turki yang berjalan lancar.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Hari Kedua Lebaran 2025, Menkop Budi Arie Kunjungi Joko Widodo
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Wali Kota Istanbul Ditangkap Sebelum Maju Jadi Capres
- Jokowi Mau Bikin Partai Super Tbk, Cucun PKB: Silakan Asal Sesuai UU
- HNW Dukung Usulan Erdogan Soal Hak Veto di DK PBB untuk Negara Mayoritas Muslim
- Prabowo: Danantara Akan jadi Salah Satu Pengelola Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia