Pakai Kaus Adegan Dewasa, 4 Remaja Keluyuran di Depan Masjid

Netizens bernama Imam Syahrani mengaku sangat prihatin melihat ulah empat remaja itu.
“Kalau orang tua bisa didik anaknya dengan benar, InsyaAllah benarlah anak tersebut, kalau orang tua acuh tak acuh Allahualambihsahwab yang penting itu pengawasan yg tepat dari orang tua. Kemudian lingkungan tempat tinggal mereka juga bisa mempengaruhi,” tulis Imam.
Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kalimantan Barat Achmad Husainie mengatakan, ulah empat remaja itu sudah melenceng.
"Dia (anak-anak) tidak boleh melanggar etika, kebiasaan, yang sudah diatur oleh negara, yaitu berakhlak mulia. Walaupun itu (hanya) gambar, tetap salah," ujar, Senin (25/9).
Dia menambahkan, KPAID akan membuat tim kecil bersama Dinas Sosial Kota Pontianak.
Tim itu akan mendeteksi identitas dan tempat tinggal para remaja tersebut.
"Jika dia berada di luar daerah, kami akan meminta bantuan sama yang terkait di daerah. Itu harus ada tindak lanjutnya. Tidak bisa hanya komentar tetapi habis itu hilang. Kami akan cari tahu ini, siapa mereka dan di mana tempat tinggalnya," kata Achmad. (Rizka Nanda, Maulidi Murni, Achmad Mundzir)
Empat remaja putra dan putri berjalan santai sambil mengenakan kaus bergambar adegan dewasa saat car free day di Pontianak, Minggu (24/9)
Redaktur & Reporter : Ragil
- Dukung Keberagaman Budaya, Dairy Champ Hadirkan Atraksi Naga 40 Meter di Cap Go Meh
- Imlek Fitri
- KY Diminta Bantu Kejaksaan Lawan Mafia Peradilan di Kasus Pencurian Emas
- Survei LSI: Jelang Pilwalkot Pontianak, Petahana Kokoh di Angka 72,7 Persen
- Naura Hakim Lakoni Adegan Dewasa dalam Serial Second Account
- Geliatkan Industri Pertambangan Kalbar, CKB Logistics Resmikan Kantor Baru di Pontianak