Pakai Pembayaran Nontunai, Pikirkan Juga Warga Tak Mampu

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR bidang Ekonomi dan Keuangan Taufik Kurniawan mendukung Gerakan Nasional Non-Tunai.
Namun, ada beberapa hal yang harus diperbaiki dari kebijakan itu agar tidak memberatkan masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah.
Menurut Taufik, tujuan penerapan pembayaran non-tunai yaitu mengarah pada efisiensi dan kepraktisan masyarakat dalam bertransaksi serta mengenalkan lebih jauh dengan perbankan nasional.
Dia menegaskan, dukungan penuh pemerintah dalam program itu sangat diperlukan sehingga cakupannya semakin luas dan merata.
"Sesuai dengan prinsip pembangunan ekonomi itu sendiri yaitu inklusif, merata, dan berkeadilan," kata Taufik.
Taufik mengatakan pemerintah berkepentingan agar masyarakat ikut mendukung gerakan pembayaran nontunai sehingga yang perlu dilakukan adalah memberikan insentif bagi masyarakat.
Dia berharap apabila insentif itu diberikan maka animo masyarakat untuk mendukung gerakan nontunai semakin besar dan meluas sehingga berdampak positif.
Taufik mengatakan berdasarkan data Bank Indonesia jumlah uang elektronik yang beredar pada 2016 sebanyak 51,3 juta kartu.
Kebijakan transaksi nontunai jangan sampai memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump