Pakaian Impor Tiongkok Gempur Pasar Indonesia
Kamis, 16 Mei 2019 – 09:37 WIB

Ilustrasi peti kemas yang membawa pakaian impor asal Tiongkok. Foto: Frizal/Jawa Pos/JPNN
Filamen buatan merupakan jenis benang yang digunakan untuk membuat kain.
Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudrajat mengatakan, masuknya produk kain dan pakaian jadi asal Tiongkok disebabkan adanya permintaan dari para importir lokal.
’’Produknya macam-macam. Ada baju harian. Ada juga importir baju koko,’’ ucap Ade.
Ade sendiri mengatakan belum bisa memetakan jumlah peningkatan secara persentase produk impor yang masuk selama periode Ramadan.
’’Belum update datanya berapa besar impornya di bulan Ramadan. Sebab, bukan hanya Ramadan. Setiap bulan juga impor,’’ paparnya. (rin/ken/agf/c15/oki)
Kain dan pakaian jadi dari Tiongkok terus menggempur Indonesia seiring tingginya permintaan menjelang Lebaran.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Waka MPR Eddy Soeparno Angkat Bicara soal Protes AS Terhadap Kebijakan TKDN Indonesia
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Iperindo Minta Pemerintah Lindungi Pasar Dalam Negeri
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- BEEF Operasi Pasar, Harga Daging Kerbau Beku Dijual Rp 75 Ribu
- DEN: Opsi Impor Perlu Dicanangkan untuk Penuhi Kebutuhan Gas Bumi di Dalam Negeri
- Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan Berantas Mafia Impor Bawang Putih