Pakar Branding Sebut AMIN Kompak dan Kaya Chemistry, Tak Seperti Pasangan Lainnya

jpnn.com, JAKARTA - Pakar psikologi dan personal branding Dewi Haroen menilai pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) memperlihatkan kekompakan dan chemistry.
Penilaian Dewi mengacu pada penampilan keduanya saat pengundian nomor urut di KPU, Selasa (14/11).
“Tampak jelas chemistry antara keduanya sudah terbentuk. Jadi bahasa gerak tubuh yang terlihat bersifat spontan keluar secara natural, saling pengertian di antara mereka,” kata Dewi, Kamis (16/11).
Chemistry ini, ujarnya, tidak bisa dipaksakan. Harus terbentuk dari sikap saling mengisi dan meleburkannya ego masing-masing.
"Insyaallah dwitunggal,” ujarnya.
Kekompakan dan chemistry, ujar dia, menjadi syarat mutlak dalam memimpin Indonesia ke depan.
“Tantangan RI ke depan butuh sepasang presiden-wapres yang saling support karena situasi dan kondisi global yang tak menentu,” ujar penulis buku yang juga pakar public relations ini.
Karena itu, kata dia, seorang wapres tak boleh sekadar jadi ban serep.
Pakar personal branding memberi penilaian terbaik kepada Anies-Muhaimin (AMIN) dalam hal keserasian sebagai pasangan. Bagaimana dengan dua pasangan lainnya?
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Pramono Tegaskan Tak Akan Pakai TGUPP seperti Zaman Anies
- Survei Indikator: Elektabilitas Prabowo Jauh Tinggalkan Anies & Ganjar