Pakar Hukum Nilai Irjen Napoleon Berhak Laporkan Hakim Tipikor ke KY

jpnn.com, JAKARTA - Aksi Napoleon Bonaparte melaporkan tiga Hakim Tipikor pada PN Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY) dianggap sebagai hak Napoleon.
Apalagi laporan itu didasari atas keyakinannya pada kebenaran yang dia pegangi. Karenanya, hakim KY harus menindaklanjuti laporan Napoleon Bonaparte untuk menyelidiki laporan yang disampaikan tersangka kasus red notice itu.
Pernyataan itu disampaikan praktisi hukum Suryaman Pandjaitan. Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Menggugat (YLBH IM) Kota Bekasi itu mengatakan, langkah hukum yang ditempuh Napoleon tidaklah salah. Laporan itu merupakan cara yang legal untuk mencari keadilan seperti yang diinginkan.
"Enggak dong (tidak salah). Karena memang itu haknya Pak Napolean yang telah diwakilkan ke penasehat hukum yang sudah dikuasakan. Seluruh langkah yang diambil tentunya sudah didiskusikan dengan pemberi kuasa," katanya, Rabu malam (8/9).
Dia membenarkan bahwa majelis hakim di Komisi Yudisial (KY) berkewajiban menindaklanjuti laporan Napoleon itu.
Sebab, KY diberi kewenangan untuk meriksa dan menilai perilaku hakim yang menangani suatu perkara. KY punya kewajiban untuk menjaga marwah peradilan dari praktik hukum yang tidak benar.
"Memang itu tugas KY menindaklanjuti laporan. Namanya juga Komisi Yudisial. Dialah yang mengawasi hakim-hakim. Seperti di Kejaksaan, ada namanya Komisi Kejaksaan yang dikepalai Barita Simanjuntak," ujar pengacara muda itu.
Sebelumnya diberitakan, Kuasa Hukum Napolion Bonaparte, Ahmad Yani resmi melaporkan tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang memeriksa dan mengadili kasus red notice Djoko Tjandra ke Komisi Yudisial (KY), Kamis (19/8).
Sebelumnya diberitakan, Kuasa Hukum Napolion Bonaparte, Ahmad Yani resmi melaporkan tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang memeriksa dan mengadili kasus red notice Djoko Tjandra
- KY Diminta Lakukan Pengawasan Dalam Proses Banding PK Mantan Deputi KemenPAN-RB
- Komisi III Adukan Kasus Ted Sioeng ke KY: Fiktif dan Penuh Rekayasa
- Dampak Efisiensi, Anggaran Gaji Pegawai KY Hanya Cukup sampai Oktober
- KY Patuh Efisensi Anggaran, Tetapi Berimbas ke Gaji Pegawai dan Seleksi Hakim Agung
- Raker dengan Komisi III DPR, KY Soroti Kericuhan Razman Vs Hotman Paris di PN Jakut
- Minta Masukan soal RUU KUHAP, Komisi III DPR Rapat dengan KY