Pakde Karwo: 10 Persen Sisanya Brintik-brintik sedikit, Tidak Ada Jeglongannya
Jumat, 10 Juli 2015 – 09:04 WIB

Ilustrasi.
Perwira tinggi dengan dua bintang di pundak itu menambahkan, salah satu yang menjadi atensinya adalah risiko kecelakaan bagi pemudik yang mengendarai roda dua. Dari data kecelakaan tahun lalu, jumlah korban paling tinggi berasal dari pengendara roda dua.
Untuk menekan angka kecelakaan, polisi siap mengawal jika ada pemudik bermotor yang pulang dengan cara berkelompok. "Kami hanya bisa mengimbau, kalau ada rombongan akan dikawal," jelasnya.
Anas juga mewanti-wanti banyaknya rumah kosong yang ditinggalkan penghuni untuk pulang kampung. Dia meminta pemilik rumah memberitahukan hal tersebut kepada perangkat RT/RW dan kepolisian setempat.
Meski begitu, Anas mengakui bahwa polisi tidak mungkin menjaga rumah satu per satu. Tapi, minimal polisi sudah mengetahui bahwa di kawasan tertentu ada rumah kosong. Dengan begitu, polisi akan mengintensifkan patroli di kawasan tersebut.
SURABAYA - Kesibukan polisi dalam melakukan pengamanan mudik resmi dimulai. Sejak kemarin, seluruh personel kepolisian yang terlibat Operasi Ketupat
BERITA TERKAIT
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg
- Kecelakaan Maut Nissan March Vs Innova di Jalintim KM 46 Pelalawan, Satu Orang Tewas
- Identitas 3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Parangtritis, 1 Orang Masih Hilang
- Potongan 20%, Tol Semarang-Jakarta Butuh Saldo Minimal Rp 360 Ribu
- Bang Jago Bergolok yang Memaksa Minta THR Akhirnya Ditangkap