Pamer Alat Penting, Pria di Karawang Bikin Wanita Menjerit, Laki-Laki pun Geregetan

Sementara Dekan Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan (UBP) Cempaka Putrie Dimala menyampaikan, ekshibisionisme merupakan penyimpangan s*****l, di mana pelaku memperlihatkan k******nnya di depan seseorang.
Orientasi perilaku ini bukanlah mengajak korban hohohihi, melainkan pengin mendapatkan reaksi korban seperti menjerit yang dapat meningkatkan hasrat pelaku.
Hal ini tentunya memberi dampak psikologis kepada korban.
Biasanya korban akan merasa kaget begitu pelaku beraksi dan refleks berteriak.
Dampak selanjutnya kemungkinan korban akan merasa takut untuk melewati lokasi kejadian dan perlu beradaptasi kembali dengan lingkungan tersebut.
"Ketakutan mereka itu lebih kepada takut diapa-apain, pemikiran jauh ke mana-mana takut menjadi korban kekerasan atau hal lainnya,” terangnya.
Menurutnya perilaku ekshibisionisme tidak termasuk kekerasan s*****l, sebab definisi kekerasan s*****l itu sendiri apabila terjadi kekerasan untuk mengajak hubungan badan secara paksa tanpa adanya persetujuan.
Namun pelaku ekshibisionisme hanya memperlihatkan anggota tubuhnya dan mengharapkan reaksi yang memicu hasrat s*****lnya.
Pelaku aksi pamer alat pentingnya itu cenderung beraksi ketika situasi lingkungan hanya ada perempuan.
- Jalur Mudik Karawang Berlubang, Pemudik Bermotor Mengalami Kecelakaan
- Menhut Sebut Sorgum Tanaman Ajaib untuk Ketahanan Pangan
- Pengakuan Warga Pelaku Penganiayaan Maling Motor
- Diamuk Warga, Maling Motor Mati, Satu Pelaku Sekarat
- Sudah Lebih dari Sepekan Banjir Merendam Karawang
- Muscab HIPMI Karawang 2025: Sejumlah Nama Muncul, Cecep Sopandi Dinilai Punya Keunggulan