Pameran Fotografi Imigran di Bundaberg Queensland

"Saya tidak bisa menjawab telepon dan membuat perjanjian dengan dokter, karena, saya tidak memahami bahasanya dengan benar.”
"Saya menghadapi satu masa dimana saya sedikit merasa sedih seiring saya menyadari kalau kehidupan saya di Italia harus diakhiri dan saya haru membuka lembaran baru.”
Perkaya minat fotografi
Lauriston mengatakan pindah ke Australia juga telah menjadi pengalaman yang luar bisa memperkaya dirinya, terutama karena ia membina keluarga di sini.
Tapi kepindahan ini juga menyalakan minatnya pada fotografi.
Dia mengatakan mengembangkan kemampuan fotografi telah memungkinkan dirinya berkomunikasi dengan lebih baik dan bertemu dengan lebih banyak orang di komunitasnya.
"Saya menggunakan fotografi dan lukisan untuk mengungkapkan diri saya sendiri,” kata Lauriston.
"Kamera hanya instrumen kecil untuk saya bersembunyi. Kamera membuat berhadapan dengan orang lain menjadi sedikit lebih mudah.”
Di saat seperti ini ketika ratusan pendatang baru akan menghadiri upacara peresmian kewarganegaraan baru mereka di seluruh Australia, fotografer
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi