Pameran Fotografi Imigran di Bundaberg Queensland

Dia mengatakan awalnya dia mendapati dirinya dalam masa transisi ke kehidupannya yang baru cukup sulit dan terkadang merasa terisolir.
"Saya hendak menjalani fase kehidupan yang baru, saya ibu muda,” kata Gurung.
"Saya benar-benar tidak punya tempat untuk dituju.”
"Saya tidak punya keluarga dan teman disini. Satu-satunya keluarga saya hanya suami saya dan dia bekerja dari pagi hingga sore.” Supplied: Sabrina Lauriston
Gurung mengatakan situasi mulai berubah begitu dia mulai lebih membaur dengan masyarakat dan mulai bekerja.
"Hal terbaik berada disini [di Bundaberg] adalah ada banyak sekali dukungan yang tersedia disini,” katanya.
"Tinggal di Bundaberg merupakan sebuah berkah. Saya memiliki teman yang sangat baik dan saya memiliki kesempatan.”
Gurung mengatakan penting untuk menjelajahi imigrasi di Australia melalui pameran semacam ‘Foreign Land’.
Di saat seperti ini ketika ratusan pendatang baru akan menghadiri upacara peresmian kewarganegaraan baru mereka di seluruh Australia, fotografer
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana