Pameran Pangan Plus 2023 PDIP: Petani Asal Bali Memamerkan Traktor Tenaga Surya yang Multifungsi

Selain efektif, katanya, alat ini juga ramah lingkungan, mengurangi tenaga, serta menghemat biaya. "Dengan menggunakan satu alat, kita bisa banyak fungsi,” imbuhnya.
Tak hanya hemat biaya dan ramah lingkungan, lanjut Artana, traktor tersebut juga mampu mengurangi tenaga fisik yang dikeluarkan petani. Pasalnya, petani bisa mengerjakan empat pekerjaan hanya dengan satu alat.
“Kalau petani yang dibutuhkan tenaga fisik. Belum lagi ambil alat semprot, belum lagi ambil traktor, belum lagi solarnya habis. Jadi, kalau satu alat tinggal pakai aja, kebutuhannya apa itu yang dipasang,” bebernya.
Lebih lanjut Artana mengaku sedang mendaftarkan hak paten inovasi traktor tenaga surya ke Direktoral Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI) Kementerian Hukum dan HAk Asasi Manusia (Kemenkumham).
Dia berharap ada investor yang mau membiayai agar traktor seharga Rp 7 juta tersebut agar dapat diproduksi secara massal dan digunakan para petani di Indonesia. "Harapan kami ada investor yang masuk untuk bekerjasama dengan kami," pungkasnya. (jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Seorang petani asal Kabupaten Badung, Bali, I Gede Artana, membuat inovasi berupa traktor yang menggunakan tenaga surya. Traktor itu multifungsi.
Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : JPNN.com
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- MPKI: Kepala Daerah Bertanggung Jawab Melindungi Ekosistem Pertembakauan Nasional
- Bulog Karawang Tetap Serap Gabah Petani Meski Realisasi Telah Mencapai 136%