Pamit Mau Jualan Pakaian, Mbak Listifah Justru Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kamar Hotel

jpnn.com, KUDUS - Seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan di salah satu kamar hotel di Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin.
Polisi menduga wanita bernama Listifah, 38, merupakan korban pembunuhan, karena jasadnya terdapat tanda-tanda kekerasan.
"Hasil pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Ngembal Kulon disebutkan ada tanda-tanda kekerasan pada leher korban karena ada bekas garis memar serta tangan kanan dan kiri, serta punggung memar. Kemudian ada darah dari mulut dan hidung," kata Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo di Kudus, Senin.
Meskipun demikian, kata dia, kasus dugaan pembunuhan terhadap korban asal Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus itu tetap dilakukan penyelidikan lebih lanjut, sekaligus memburu pelakunya.
Korban ditemukan meninggal di kamar Hotel Mahkota di Kecamatan Jati pada Senin (26/10) pukul 15.00 WIB.
Penemuan korban, kata dia, berawal dari laporan keluarganya ke Polsek Jati yang disebutkan bahwa sejak Minggu (25/10) pukul 08.00 WIB korban berpamitan berjualan pakaian, namun hingga Senin (26/10) pukul 10.30 WIB belum juga pulang.
Selang satu jam setelah suaminya melaporkan kehilangan istrinya, kata dia, Polek Jati mendapatkan laporan dari pihak hotel bahwa ada tamu yang saatnya keluar, namun kamar hotelnya diketuk tidak ada tanggapan.
"Kemudian, pihak hotel bersama petugas kepolisian sama-sama membuka kamar hotel yang dimaksud dan di dalamnya ada seorang perempuan yang terbaring di atas kasur dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya.
Seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan di salah satu kamar hotel di Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin.
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru
- Ternyata Brigadir Ade Kurniawan Sudah Lama Rencanakan Pembunuhan Terhadap Bayi 2 Bulan
- Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus Andalkan DMS Cazbox by Metranet untuk Atasi Stunting
- Polda Jateng Sisir CCTV Dugaan Pembunuhan Bayi 2 Bulan yang Libatkan Oknum Polisi
- IKA Fisipol UKI Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Kenzaha Walewongko
- Banyak Banget Honorer Terkena PHK, Masih Ada Peluang Lanjut, termasuk Guru