PAN dan PPP Tolak Penundaan Pemilu Papua
Rabu, 12 Desember 2018 – 21:09 WIB
Prajurit TNI dan Polri menuju lokasi dugaan KKB bantai 31 pekerja. Ilustrasi Foto: Mayer CS/Radar Timika/dok.JPNN.com
Menurut dia, harus dilihat dulu seperti apa kondisi tidak kondusif yang dimaksud. Baidowi mengatakan, di Tolikara saja pernah terjadi bakar-bakaran, tapi pilkada tetap berjalan.
“Artinya, jangan mengada-ada, menggeneralisir semua persoalan. Kalau misalnya yang tidak kondusif di Kabupaten Nduga, apa iya di semua kabupatennya, kan di satu distrik. Ya kalau mau ditunda ya di distrik bermasalah jangan mengorbankan distrik-distrik yang lain,” katanya di gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/12).
Jadi, mantan wartawan ini menegaskan sangat tidak setuju penundaan pemilu di Papua. Dia menegaskan, tidak ada urgensinya penundaan pemilu di Papua tersebut.
“Pemilu harus tetap jalan,” tegas anggota Komisi II DPR, itu. (boy/jpnn)
PPP dan PAN menyatakan tidak ada urgensinya penundaan pelaksanaan pemilu di Papua.
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- Berulah Lagi, KKB Bakar Gedung SMP di Papua Tengah
- 68 Orang Tewas di Tangan KKB, 10 Anggota TNI dan 8 Polri
- Pecatan Polri Anggota KKB Tembak Mati Warga Sipil
- Pos TNI dan Polri Diberondong Peluru KKB, Seorang Warga Sipil Tewas
- KKB Tembak Mati Pemilik Kios di Puncak Jaya
- Catatan Kejahatan Jimmy Magai Yogi, Adik Kandung dari Pimpinan Tertinggi KKB