PAN Perhatikan Pendidikan Umat dengan Perjuangkan Insentif untuk Guru Ngaji

jpnn.com, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) tidak pernah berhenti memperhatikan dan memperjuangkan kemaslahatan umat Islam.
Salah satunya dengan terus memperjuangkan kesejahteraan guru mengaji dengan menggandeng Badan Amil Zakat (Baznas).
"Saya dialogkan dengan Baznas karena kan salah satu golongan yang menerima zakat itu kan orang yang berjuang di jalan Allah salah satunya guru ngaji,” kata Wakil Ketua Umum DPP PAN Yandri Susanto dalam siaran persnya, Sabtu (15/7)
PAN menyadari jika banyak guru ngaji masih belum mendapatkan insentif yang tepat. Kondisi tersebut perlu perhatian dari para pemangku kebijakan.
“Memang yang sebagian besar lillahi ta’ala tak berharap imbalan materi, tetapo tidak bisa kami biarkan karena kami ingin mereka bisa mengajar dengan kualitas terbaiknya waktu terbaiknya dari sisi persoalan dana dan kebutuhan sehari-hari negara hadir termasuk Baznas,” ucapnya.
Upaya PAN dalam memperjuangkan insentif sebagai komitmen mengentaskan buta aksara Al Qur’an. Hal tersebut dapat dibilang menyedihkan karena mayoritas rakyat Indonesia merupakan muslim.
Oleh sebab itu, selain menyejahterakan guru ngaji, PAN turut mendorong sinergi seluruh pihak mengatasi buta aksara.
PAN mengajak seluruh pihak untuk ikut membantu berkontribusi untuk kebutuhan pendidikan Islam.
Partai Amanat Nasional (PAN) berusaha memerhatikan pendidikan umat dengan memperjuangan insentif guru ngaji.
- BAZNAS Ajak Masyarakat Berbagi Melalui Program Sedekah Barang
- Beri Kemudahan Muzaki, Gerai Zakat Ramadan Hadir di 31 Mal
- Gerai ZIfthar Ramadan, Wadah UMKM Mustahik Tingkatkan Pendapatan
- BAZNAS dan Badilag Bersinergi Optimalkan Dana ZIS-DSKL
- Peran Strategis ZISWAF dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat
- Zakat dan Harapan bagi Generasi Bebas Stunting