Pandemi Corona, Penyelamatan Mangrove Taman Nasional Way Kambas Tetap Berjalan

BPDASHL WSS sendiri pada 2017-2019 telah melakukan upaya rehabilitasi hutan seluas total 170 hektare.
Pada 2020 ini BPDASHL WSS bekerja sama dengan BTNWK untuk merehabilitasi mangrove seluas 25 ha dengan pelibatan masyarakat dengan anggaran sekitar 319 juta rupiah.
Dengan upaya rehabilitasi ini, selain keberhasilan rehabilitasi seluas 25 hektar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, diharapkan juga akan semakin terjaganya kawasan pantai yang sekaligus batas kawasan TNWK dari bahaya abrasi dan interusi air laut.
Selain itu juga agar semakin meningkatnya kualitas ekosistem kawasan pesisir pantai, keanekaragaman hayati yang sekaligus berimbas meningkatnya hasil tangkapan ikan nelayan, serta juga terjaganya kawasan TNWK baik secara sosial maupun teknis.
"Ke depan kegiatan seperti ini diharapkan memiliki dampak yang semakin baik, kami dari dari pihak TNWK sangat mendukung kegiatan rehabilitasi hutan seperti yang digagas BPDASHL WSS," pungkas Kepala BTNWK, Subakir.(jpnn)
Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung menjaga mangrove yang menahan bahaya abrasi.
Redaktur & Reporter : Natalia
- Pemerintah Menegaskan Tata Kelola Daur Ulang Limbah Baterai EV Sangat Penting
- 2 Terminal PET Raih Proper Hijau dari KLHK
- 360Kredi Ajak Komunitas Berkebutuhan Khusus Menanam Mangrove
- Hijaukan Pesisir, PNM dan Sukarelawan BUMN Tanam 1.000 Mangrove
- PIK2 Punya Bird Sanctuary, Rumah Berlindung Berbagai Spesies Burung
- KLH Menyegel TPS Sementara di Pasar Caringin