Pandemi Corona, Sinergi Pangan & Pupuk Terbukti Mampu Jamin Ketahanan Pangan
Senin, 25 Mei 2020 – 12:39 WIB

Kantor Kementerian BUMN. Foto: dok/JPNN.com
Tanpa terjaminnya pupuk secara 6-tepat (jumlah, mutu, tempat, waktu, harga, jenis-red) ditingkat petani sejak musim tanam dan pemeliharaan pada akhir 2019, mustahil masa panen Februari-Mei 2020 produksi tercapai.
"Selama masa pandemi covid19, sinergitas pangan dan pupuk telah terbukti mampu menjamin ketahanan pangan nasional. Maka pascapandemi covid19, BUMN pupuk dan sektor pangan selain pastikan ketahanan pangan, juga dapat menjadi bagian lokomotif pemulihan ekonomi nasional," tandasnya.(chi/jpnn)
Pada masa pandemi covid 19 ini peran BUMN pupuk tersebut dapat kita nikmati. Tersedianya bahan pangan yang cukup dan dengan harga yang terjangkau sejak Februari sampai akhir Mei ini.
Redaktur & Reporter : Yessy
BERITA TERKAIT
- Wajar Harga Pangan Mahal, Zulhas Sebut akan Normal Seminggu Pascalebaran
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- Berkah Ramadan, Petrokimia Gresik Blusukan hingga Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
- SPP Sragen Capai Kapasitas 120 Ton Per Siklus Selama Panen Raya, Dukung Ketahanan Pangan
- Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram
- Pupuk Indonesia Raih 3 Penghargaan di Ajang Anugerah BUMN 2025