Panen Cengkih, Petani Malah Nelangsa

jpnn.com - TERNATE - Petani di Maluku Utara termasuk di Kota Ternate sedang panen cengkih. Sayangnya, harga cengkih terus anjlok.
Di Ternate, harga cengkih mencapai Rp 86 ribu per kilogram. Sedangkan di Tidore menyentuh angka Rp 83 ribu per kilogram.
Hadi, petani asal Kelurahan Taduma Kecamatan Pulau Ternate mengaku belum bisa menjual hasil panen karena harga turun.
Dia mengaku dua bulan terakhir ini harga cengkih terus anjlok.
”Kami berharap hasil panen cengkih kali ini, harganya bisa naik, malah tambah turun. Kami terpaksa menunda penjualan sebelum harga ini stabil atau mengalami peningkatan,” terangnya.
Petani lainnya Sriyani, warga Kelurahan Marikurubu Kecamatan Ternate Tengah, berharap intervensi Pemkot Ternate untuk menaikan harga cengkih.
Sebab jika dibiarkan terus, maka petani akan rugi.
“Kami baru akan menjual cengkih kecuali harganya seperti tahun lalu, Rp 125 ribu per kilogram,” ujarnya.
TERNATE - Petani di Maluku Utara termasuk di Kota Ternate sedang panen cengkih. Sayangnya, harga cengkih terus anjlok. Di Ternate, harga cengkih
- Bank Mandiri Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif lewat Respectful Workplace Policy
- CropLife Indonesia Dorong Pengelolaan Pestisida Berkelanjutan
- Pertamina Patra Niaga Raih 12 PROPER Emas & 61 PROPER Hijau dari KLH
- Selamat, Dirut Pertamina Raih Green Leadership Utama dari KLH
- Dukung Pertumbuhan Ekosistem Bisnis, Bank Raya & APP Group Teken Kerja Sama
- Ekonom Nilai Danantara jadi Sinyal Positif untuk Investor