Panggung Busana Santun Indonesia Telah Mengakui Model Difabel

Tentu saja rancangan-rancangan mereka sudah disesuaikan dengan kebutuhan para difabel perempuan.
Ingin jauhkan kesan 'glamor'

Pengagas JMFW, Franka Soeria mengatakan sudah menjadi mimpinya sejak awal untuk membuat pagelaran fesyen yang bisa dinikmati dan dipakai oleh semua kalangan.
"Karena pasar modest sendiri sudah sempit, kalau kita mau eksklusif, mau sesempit apa lagi?" ujar Franka mantan wartawan yang kini menjadi konsultan fesyen dan tinggal Turki.
"Makanya di sini ada fashion show anak-anak, fashion show teman-teman penyandang disabilitas, karena memang mereka bagian dari dunia fashion."
Ia juga menambahkan kata modest atau santun dalam JMFW ingin menyampaikan pesan kesan tegas bahwa pagelaran busana yang ditampilkan berbeda dengan industri fesyen pada umumnya.
"Fesyen yang kami suguhkan bukan soal glamor, kami bukan fesyen di jalur itu. Ini fashion yang bisa diakses siapa saja. Karena peminat fashion tertutup itu nggak terbatas mereka yang memakai hijab," jelasnya.

- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi