Pangsa Perbankan Syariah di Jatim Masih Rendah
“Namun, sebagian besar masih belum menggunakan produk dan layanan keuangan syariah," kata Heru beberapa waktu lalu.
Heru menuturkan, dari hasil survei keuangan OJK, tingkat inklusi keuangan syariah di umur milenial lebih rendah lagi.
"Karena itu, kami berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah. Setelah nanti memahami, mereka akan menggunakan," ujarnya.
Untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Jatim, OJK KR 4 Jatim bersama pegiat keuangan syariah menerbitkan buku edukasi keuangan syariah.
Hingga saat ini sudah ada tiga seri buku edukasi keuangan syariah. Sementara itu, Komisioner OJK Ahmad Hidayat menambahkan, perlu ada terobosan agar keuangan syariah bisa lebih diminati.
Misalnya saja dengan penggunaan teknologi seperti QR code, aplikasi yang bisa diakses dari gadget dan lain-lain.
"Terobosan ini bisa membuat produk jasa keuangan syariah tidak kalah dengan konvensional. Termasuk peningkatan kompetensi SDM-nya," tutur Ahmad. (nur/sb/cin/jay/jpnn)
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR4 Heru Cahyono menyatakan, kinerja perbankan syariah di Jatim selalu mengalami peningkatan setiap tahun.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Pria di Blitar Bacok Mantan Istri
- Penetrasi Keuangan Syariah Rendah, OJK Minta Pelaku Usaha Melakukan Ini
- CBD PIK2 Buyback Saham Rp 1 Triliun, Laba Melejit Hampir 60%
- Pilih Mana Celengan atau Rekening Bank untuk Merencanakan Keuangan
- Asuransi Kitabisa Raih Penghargaan dari OJK
- Didimax Resmi Kantongi Izin Transaksi Perdagangan Derivatif dari OJK