Panitia Sebut PON XX Papua Bakal Bebas dari Ancaman KKB
![Panitia Sebut PON XX Papua Bakal Bebas dari Ancaman KKB](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2020/03/18/20200318_135440.jpg)
jpnn.com, JAKARTA - Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua menjamin ajang multievent empat tahunan di Bumi Cenderawasih itu bakal aman dan bebas dari ancaman kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Sekretaris Umum PB PON Elia Loupatty mengatakan TNI-Polri dari Kodam Cenderawasih dan Polda Papua akan terjun langsung mengamankan para kontingen PON Papua sejak mereka turun dari pesawat.
“Untuk keamanan, kami percaya kepada TNI dan Polri. Pangdam dan Kapolda sudah memberi jaminan bahwa PON akan aman. Gubernur Lukas Enembe pun sudah memberi jaminan aman,” kata Elia Loupatty dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.
Terkait KKB, Elia menyebut kerusuhan tersebut jauh dari lokasi penyelenggaraan PON Papua sehingga pihaknya mengajak semua peserta untuk tidak takut datang demi menyukseskan PON.
Kesuksesan PON Papua, menurutnya, bakal menjadi momen kebangkitan Indonesia melewati pandemi COVID-19.
Selain personel TNI-Polri, Ketua II PB PON Roy Letlora menambahkan pengamanan PON Papua juga akan melibatkan para pemuda setempat.
Para pemuda tersebut dijadikan sukarelawan untuk turut mengamankan pergelaran PON Papua di empat klaster, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke.
“Divisi SDM sudah merekrut seluruh anak muda untuk menjaga keamanan di sana, jadi pengamanannya ini sifatnya ke persuasi dan kekeluargaan,” ujar Roy.
Para kontingen PON XX Papua akan dilindungi sejak turun dari pesawat. TNI dan Polri juga sudah memberi jaminan.
- Berulah Lagi, KKB Bakar Gedung SMP di Papua Tengah
- Dana Otsus Papua 2025, Supiori Kebagian Rp 101 Miliar
- Nikson Matuan Digiring ke Polda Papua, Brigjen Faizal: Setiap Simpatisan KKB Ditindak Tegas
- Brantas Abipraya Rampungkan Pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal Papua
- Bawa 42 Paket Ganja, Calon Penumpang Ditangkap di Bandara Sentani Papua
- Legasi Ottow dan Geissler di Tanah Papua