Pantun Jenaka Ala Bamsoet Pencair Suasana Paripurna

Dia juga mengharapkan para wakil rakyat di DPR tetap fokus bekerja meski masa tugasnya tinggal 18 bulan. Bamsoet menyebut 2018 dan 2019 merupakan tahun politik yang akan menyibukkan para anggota DPR.
“Tetapi kita jangan melupakan tugas dan kewajiban sebagai anggota dewan untuk terus bekerja menjalankan fungsi-fungsi bidang legislasi, anggaran maupun pengawasan,” katanya.
Sebelum mengakhiri pidato, Bamsoet juga kembali membacakan dua bait pantun. “Pilih suami yang baik hati, jangan tertipu janji berbunga. Jadi politisi pilihan hati, kalau jodoh tak akan ke mana,” kata Bamsoet disambut aplaus.
Sedangkan puisi kedua sebagai penutup adalah dia tersenyum hatiku berseri, lambaian mata aduh indahnya. ??Mari kawan satukan hati, maju bersama rakyat sejahtera.
Selanjutnya, Bamsoet memungkasi pidatonya dengan salam tiga jari yang menjadi ciri khasnya, yakni lapangan kerja, sembako murah dan rumah terjangkau. “Sekian terima kasih. Salam tiga jari,” pungkasnya disambung ucapan salam.(jpg/jpnn)
Ketua DPR Bambang Soesatyo membacakan lima bait pantun saat menutup rapat paripurna DPR untuk mengakhiri masa sidang III. Pantun itu mencairkan suasana.
Redaktur & Reporter : Antoni
- Semangat Memperkuat Kembali Kinerja Perekonomian Nasional
- Seluruh Fraksi Komisi I DPR Sepakat Bawa RUU TNI ke Paripurna untuk Disahkan Jadi UU
- Merawat Asa Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Walau Dirusak Perilaku Koruptif
- DRX Token Diluncurkan, Bamsoet Sebut Potensi Jadi Aset Kripto Terkemuka di Indonesia
- Film Pinjam 100 Segera Tayang di Bioskop, Bamsoet Ungkap Pesan Penting Sang Produser
- Bamsoet Kembali Dorong Berantas Mafia Tanah, Sebut 2 Hal Ini Jadi Kunci Utama