Para Dokter Muda Indonesia Jadi Garda Terdepan Penanggulangan COVID

"Kami harus terus melanjutkan tugas kami namun kalau kami bekerja melebihi kapasitas kami, ini sebenarnya lebih berbahaya.
"Juga ini membuat kami bisa menular keluarga, orang-orang yang tinggal bersama di rumah," kata Dr Debryna.
Amira mengatakan ini menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan karena 'hampir setiap minggu selalu ada berita ada dokter lagi yang meninggal".
"Namun juga banyak yang juga mulai kebal dan lelah dengan berita COVID," katanya.
Andi Khomeini Takdir Haruni, ketua Persatuan Dokter Muda Indonesia mengatakan kecemasan dan stress karena pandemi ini dirasakan di seluruh provinsi, khususnya di kota-kota besar.
"Tentu saja kami berduka setiap kali kami mendengar adanya salah satu sejawat kami dokter yang meninggal," katanya.
"Kadang kami merasa depresi, kelelahan, dan beban kerja kami besar sekali. Namun kami terus saling mendukung.
"Kami berdoa mudah-mudahan pandemi ini segera bisa terkontrol."
Banyaknya dokter senior meninggal karena COVID-19 membuat dokter muda di Indonesia, termasuk mereka yang baru lulus sarjana kedokteran, menjadi pahlawan kesehatan saat ini
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi