Para Kiper Berebut Memikat Hati Aji Santoso
jpnn.com - PERSAINGAN mencari pemain inti di bawah mistar Timnas U-23 dipastikan sangat sengit. Setelah Andritany Ardhyasa usianya telah melebihi regulasi, kini ada empat penjaga gawang yang berebut posisi itu.
Empat penjaga gawang itu adalah Teguh Amirudin, Ravi Murdianto, Yogi Triana, dan M Natsir. Dari pantauan JPNN di lapangan, performa Teguh masih yang terbaik. Bukan hanya karena eks Timnas Asian Games tapi juga karena telah berpengalaman di Indonesia Super League (ISL).
Melihat persaingan memikat hati Aji Santoso, Teguh yang ditemui di mes Timnas oleh JPNN, petang tadi, berharap bisa terus konsisten. Dia paham, jika perannya sebagai pelapis Andritany, membuat banyak pihak menjagokan dia sebagai penjaga gawang utama.
"Tapi menurut saya bukan seperti itu pertimbangannya. Tetap siapa yang terbaik di lapangan, itu yang dipilih pelatih," cetusnya.
Dia menilai, sosok Ravi Murdianto yang menjadi pilihan utama di Timnas U-19, adalah penjaga gawang yang bagus. Selain itu, ada Yogi yang meskipun belum bergabung selama ini telah menjadi pelapis Andritany juga di U-23.
"Saya sangat bersemangat, persaingannya ini memang ketat. Tentu saja setiap pemain ingin posisi inti, saya juga begitu," ungkap penjaga gawang yang musim depan berkostum Barito Putera tersebut
Ravi pun demikian, dia berharap bisa tampil baik dan berada pada performa terbaiknya selama seleksi.
"Saya ingin menjawab kepercayaan dari pelatih. Saya ingin mainnya bagus, pelatih tertarik dan bisa lolos seleksi," ujarnya optimistis. (upi/mas)
PERSAINGAN mencari pemain inti di bawah mistar Timnas U-23 dipastikan sangat sengit. Setelah Andritany Ardhyasa usianya telah melebihi regulasi,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Live Streaming PSS Sleman Vs Persebaya: Misterius
- Van Dijk: Patrick Kluivert Pelatih Tenang, Harapan Baru Sepak Bola Indonesia
- Resmi, Herry IP Jadi Pelatih Ganda Putra Malaysia
- Live Streaming PSBS Biak Vs Persib: Jangan Salah Waktu
- Sejumlah Pilar Persib Absen, Bojan Hodak Beri Tantangan kepada Pemain Cadangan
- Ekspektasi Tinggi Bojan Hodak Terhadap Gervane Kastaneer, Ini Alasannya