Para Pelaku Usaha Indonesia Bersiap Menyambut MCS 2024

MCS 2024, yang akan diadakan pada 17-19 Desember 2024 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC) di Kuala Lumpur, digelar oleh Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE) dan Qube Integrated Malaysia Sdn Bhd.
Acara ini memperingati 50 tahun hubungan bilateral Malaysia-Tiongkok dan menjanjikan platform yang dinamis untuk perdagangan dan investasi, mendorong integrasi ekonomi dan kerja sama antara negara-negara ASEAN dan Tiongkok.
Richard Teo, Ketua Eksekutif Qube Integrated, menyoroti manfaat besar bagi bisnis Indonesia yang berpartisipasi dalam KTT ini.
“Ini adalah platform ideal bagi pelaku untuk memperluas jaringannya dengan lebih dari 500 peserta pameran dan 10.000 pengunjung. Ini akan mendorong koneksi dengan perusahaan terkemuka dari Malaysia, Tiongkok, dan negara-negara ASEAN lainnya," tuturnya.
Tema konferensi, “Prosperity Beyond 50,” menandakan kemitraan jangka panjang antara Malaysia dan Tiongkok sambil membuka peluang untuk masa yang akan datang.
Partisipasi Indonesia sangat penting mengingat hubungan perdagangan yang kuat antara Indonesia dan Malaysia.
Perusahaan-perusahaan Indonesia diundang untuk berpartisipasi dalam acara transformasional ini, yang menjanjikan masa depan yang lebih terintegrasi dan kolaboratif di dalam ASEAN.
Acara networking di Jakarta dihadiri oleh 200 tamu dari sektor publik dan swasta. AirAsia, mitra maskapai resmi untuk MCS 2024, juga turut berpartisipasi sebagai pembicara.
Acara Networking Series MCS 2024 di Jakarta sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan konferensi ini di negara-negara ASEAN, khususnya Indonesia.
- Penetrasi Keuangan Syariah Rendah, OJK Minta Pelaku Usaha Melakukan Ini
- Klinik Ekspor Bea Cukai Bantu Pelaku Usaha Ini Kirim Tanaman ke Jepang
- Bea Cukai Dorong Ekspor Produk Indonesia Lewat Pemberian Fasilitas Kawasan Berikat
- DMDI Indonesia Jadi Tuan Rumah Majelis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa
- Perusahaan Perikanan Asal Tual Ini Kembali Ekspor Kerapu Hidup ke Hong Kong
- Transaksi E-Commerce Tembus Rp 512 Triliun, Pengguna Naik 12 Persen