Para Penjual Kantong Plastik Sebaiknya Siap – siap Saja
jpnn.com, KOTAWARINGIN BARAT - Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, akan menerapkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait pengurangan pemakaian kantong plastik di pusat perbelanjaan.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar Robianoor mengatakan, sementara ini akan dilakukan pendataan pusat perbelajaan mana saja yang akan menerapkan kebijakan tersebut.
Setelah itu juga akan dilakukan sosialisasi kepada supermarket dan mini market serta pasar terkait program pengurangan penggunaan kantong plastik tersebut.
“Kita akan adakan pertemuan terlebih dahulu, jadi nanti tidak ada lagi supermarket dan mini market yang menyediakan kantong plastik untuk tempat barang belanjaan mereka,” ujar Robianoor.
Sebagai ganti kantong plastik, para konsumen nantinya diharuskan membawa kantong belanja sendiri seperti tas dari purun, tas dari karung daur ulang, dan tas-tas jenis lain yang telah mereka miliki sebagai tempat untuk membawa barang belanjaannya.
“Memang nanti akan berdampak pada penjual kantong plastik, tetapi sebagai alternatifnya mereka nanti bisa menjual tas daur ulang dari karung atau tas dari purun,” tandasnya.
Selain itu, lanjutnya, untuk masalah sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru translik setiap harinya mampu mencapai 70 ton. Sampah yang dibuang ke tempat tersebut merupakan sampah yang tidak dapat dimanfaatkan lagi.
“Sampah yang dibuang ke TPA itu 70 persen tidak dapat digunakan lagi, jadi 30 persennya merupakan sampah yang dapat dimanfaatkan akan bernilai ekonomis,” pungkas Robi. (jok/sla)
Pemkab Kobar, Kalteng, akan menerapkan aturan larangan penggunaan kantong plastic, diawali dengan pendataan pusat perbelanjaan.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Pembagian Daging Kurban di Semarang Pakai Wadah Non-Plastik
- Mengurangi Sampah Plastik, Ganti dengan Kantong Belanja Ramah Lingkungan
- Model BTP
- Di Tepi Kali Ciliwung, Muncul Suara dari Kantong Plastik, Bergerak, Astaga!
- Unilever dan Lazada Meluncurkan Program Easy Green
- Gerakan Diet Kantong Plastik Menyasar Siswa SMA Sederajat, Yuk Ikut Envirochallenge