Partai Demokrat Berhentikan Suryadman Gidot

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat prihatin atas kejadian yang menimpa Ketua DPD PD Kalimantan Barat (Kalbar) Suryadman Gidot yang tersangkut persoalan hukum dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kami mendukung beliau untuk berkonsentrasi penuh menghadapi kasus hukumnya," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PD Hinca Pandjaitan dalam siaran persnya kepada JPNN.com, Kamis (5/9).
Menurut Hinca, Partai Demokrat memiliki aturan internal. Dia menyatakan, semua kader di seluruh Indonesia juga sudah menandatangani pakta intergritas, yang menyebutkan antara lain apabila ditetapkan sebagai tersangka maka konsekuensinya adalah diberhentikan.
BACA JUGA: KPK Tetapkan Bupati Bengkayang sebagai Tersangka
"Kami mendengar bahwa pihak keluarga sudah menyediakan pengacara untuk membantu beliau dalam rangka pendampingan proses hukum di KPK," ujar anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di PD itu.
Namun, sebagai kader partai, Hinca menegaskan, pihaknya akan membantu pendampingan apabila yang bersangkutan memerlukannya. "Kami juga sangat terbuka memberikan bantuan apabila keluarga meminta dukungan bantuan hukum tambahan," jelasnya.
Anggota Komisi III DPR itu mengimbau kepada seluruh kader Partai Demokrat di Kalimantan Barat, untuk tetap semangat menjalankan aktivitas dan tugas-tugas partai melayani masyarakat. "Dengan tetap menghormati dan mengindahkan hukum dan etika," tegasnya. (boy/jpnn)
Buapti Bengkayang Suryadman Gidot yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar menjadi tersangka penerima suap.
Redaktur & Reporter : Boy
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Putra Sumba NTT Gustaf Tamo Mbapa Dipilih Sebagai Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat
- Hijrah ke Partai Demokrat, Afriansyah Noor Didapuk Jadi Wasekjen
- Ditunjuk Jadi Kepala Badan DPP Demokrat, HBL Masuk Ring 1 AHY Bersama Menteri PU
- Ibas Kawal Langsung Program Pro-Rakyat Prabowo, dari Irigasi hingga Sembako Terjangkau