Pasang Kontrasepsi Massal Catat Rekor MURI

Pasang Kontrasepsi Massal Catat Rekor MURI
Pasang Kontrasepsi Massal Catat Rekor MURI
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Lamteng Dra. Mardiana Syaiful mengatakan, pemasangan implan massal melibatkan 400 bidan dan 30 dokter umum. Melalui pemasangan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat lainnya untuk menggunakan alat kontrasepsi semakin meningkat.

Sementara Bupati Lamteng Hi. A. Pairin mengatakan, pemasangan implan itu dilakukan dengan peserta yang cukup banyak. Menurutnya, faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan penduduk adalah tinggi rendahnya angka kelahiran. Di sisi lain, hal tersebut sangat dipengaruhi oleh penduduk perempuan yang tergolong usia subur, yakni usia 15-49 tahun. Salah satu cara untuk menekan laju pertumbuhan penduduk melalui program keluarga berencana (KB).

Kabupaten Lamteng terdapat 244.629 pasangan usia subur (PUS). Semakin tingginya jumlah PUS maka peluang untuk meningkat angka kelahiran bayi. Pelaksanaan program pengendalian jumlah penduduk melalui program KB di Lamteng dapat dikatakan berhasil dengan adanya jumlah peserta KB aktif total sebanyak 179.612 akseptor.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Reihana menyambut baik kegiatan pemasangan implan massal di Lamteng. Diketahui pertumbuhan penduduk semakin meningkat. Saat ini penduduk Provinsi Lampung sudah mencapai sembilan juta jiwa lebih. Sehingga, melalui program KB dapat menekan pertumbuhan penduduk.

GUNUNGSUGIH – Pemkab Lampung Tengah berhasil mencetak rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk pemasangan alat kontrasepsi implan dengan peserta

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News