Pasangan Sesama Jenis di Taiwan Harus Bayar Miliaran untuk Punya Anak

"Namun hanya 200 sampai 300 anak yang berhasil diadopsi, jadi bisa dibayangkan setiap tahunnya ada 100 anak yang tidak menemukan keluarga adopsi yang cocok."
Menurutnya, sangatlah penting untuk bisa mendukung anak-anak yang perlu diadopsi dan mencari cara agar setiap anak bisa menemukan keluarga yang cocok.
Bisa mengasuh anak karena istri masih ada hubungan darah
Li Yi-Qi dan Tu Wei-Ling sudah hidup bersama selama hampir 10 tahun dan segera menikah ketika pernikahan sesama jenis disahkan.
Anak mereka, Jian Li-Xuan dan Jian Jia-Ying adalah anak dari pernikahan Wei-Ling yang sebelumnya dan kini duduk di bangku kelas 11 dan 10.
Karena Wei-Ling memiliki hubungan darah dengan anaknya, istrinya, Yi-Qi bisa mengajukan hak asuh secara hukum.
Namun karena prosesnya rumit dan kedua anaknya sudah hampir dewasa, mereka tidak berencana untuk menempuh jalur tersebut.
Kedua anak mereka memanggil Yi-Qi dengan nama panggilannya "Qi-Qi".
Bagi mereka, keluarga ada bukan karena ada-tidaknya ayah dan ibu, melainkan jika setiap anggota keluarga menyayangi, saling mendengarkan, dan percaya satu sama lain.
Pasangan sesama jenis di Taiwan harus mengeluarkan biaya miliaran untuk bisa punya anak
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana