Pasar Pebisnis Sepi, Hotel Bidik Segmen Keluarga

jpnn.com, SURABAYA - Accor Hotels menyiapkan program khusus untuk menggenjot okupansi pada Ramadan.
Tingkat hunian diproyeksi terdongkrak menjadi rata-rata 75–80 persen.
Vice President of Sales, Marketing and Distribution Accor Hotels untuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura Adi Satria menyatakan, segmen pasar hotel yang paling kuat di Indonesia adalah midscale dan ekonomi.
Segmen tersebut mencakup hotel bintang tiga ke bawah, termasuk hotel bujet.
Selama ini, kerap terjadi kenaikan permintaan menginap setelah Idulfitri.
’’Di Jakarta, setelah Idulfitri, ada libur bersama selama satu minggu. Sedang menjadi tren libur bersama dimanfaatkan tinggal di hotel,’’ ujar dia.
Kondisi itu juga diperkirakan terjadi di Surabaya. Namun, memang pada Ramadan pihak hotel tidak bisa lagi mengandalkan pasar pebisnis.
Karena itu, keluarga menjadi target pasar utama. Di sisi lain, Metropolitan Golden Management (MGM) melebarkan sayap di Surabaya.
Accor Hotels menyiapkan program khusus untuk menggenjot okupansi pada Ramadan.
- Lonjakan Kendaraan di GT Kalikangkung Saat Arus Balik Lebaran Capai 158 Persen
- Angka Kecelakaan Mudik Turun, Anggota Komisi III Minta Semua Pihak Optimalkan Pelayanan
- Ambil Alih 99% Saham CKBD, CBDK Hadirkan Hotel Bintang 5 di Kawasan NICE
- Salat Id di Wilayah Polres Priok Berjalan Khidmat Berkat Sinergi Masyarakat dan Aparat
- Ketua MUI Ajak Umat Islam Tetap Memiliki Integritas Seusai Ramadan
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak