Pascapenyerangan KKB, 1 Peleton Brimob Dikirim ke Kenyam

jpnn.com, JAYAPURA - Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Faizal Rahmadani mengatakan sebanyak satu peleton Brimob dikirim ke Kenyam, Nduga, dari Timika.
Pengiriman satu peleton Brimob itu dilakukan setelah terjadi peristiwa penyerangan terhadap warga sipil oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kombes Faizal mengatakan personel Brimob yang dikirim ke Kenyam itu untuk membantu pengamanan di wilayah tersebut.
Dia mengakui pasukan TNI dan Polri di daerah itu memang sudah cukup banyak.
Namun, lanjut dia, penambahan satu peleton Brimob untuk memperkuat pengamanan di wilayah tersebut.
Hal ini mengingat anggota Ditreskrimum Polda Papua akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Saya juga akan ke Kenyam," kata Kombes Faizal Rahmadani di Jayapura, Sabtu (16/7).
Insiden penyerangan dan penembakan yang dilakukan KKB di Nogolaid, Kabupaten Nduga, Papua, terjadi sekitar pukul 09.47 WIT.
Pascapenyerangan oleh KKB di Nduga, Papua, satu peleton Brimob dikirimkan ke Kenyam untuk pengamanan wilayah tersebut.
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Polisi Periksa Oknum TNI terkait Penjualan Senpi kepada KKB
- Kasus Oknum TNI Tembak 3 Polisi Bukan Masalah Antarinstitusi, Seorang Brimob Tersangka
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo
- Bupati Yahukimo Tegaskan Guru & Nakes di Anggruk bukan Anggota TNI-Polri
- Polri-TNI Evakuasi Para Guru & Tenaga Kesehatan yang Diserang KKB di Yahukimo