Paspor Vaksin Internasional Akan Tersedia Mulai Oktober, Namun Belum Jelas Soal Pembukaan Perbatasan

Pemerintah Australia mengatakan paspor vaksin yang bisa digunakan untuk melakukan perjalanan internasional mulai tersedia bulan Oktober.
Paspor itu berisi keterangan mengenai status vaksinasi COVID-19 yang sudah didapat.
Meski paspor vaksin tersebut mulai dikeluarkan bulan Oktober, mereka yang sudah divaksinasi yang hendak masuk ke Australia masih harus menjalani karantina selama dua minggu.
Untuk saat ini apa saja yang sudah diketahui mengenai paspor vaksin tersebut?
Paspor akan tersedia dalam beberapa minggu lagi
Rinciannya lengkapnya masih sedang dibuat namun paspor ini akan tersedia dalam bentuk app di HP, dan memiliki informasi seperti normalnya sebuah paspor, ditambah kode QR yang akan bisa digunakan petugas dari negara lain untuk mengecek status vaksinasi seseorang.
Untuk saat ini, vaksin yang diakui adalah Pfizer atau AstraZeneca (yang akan memuat nama resmi vaksin tersebut yaitu Vaxzevria) dan segera juga vaksin Moderna.
Paspor ini akan menjadi bagian dari sistem yang diakui internasional, seperti ePassports, dengan app dan paspor tersebut memenuhi standar internasional.
Ketika mereka kembali ke Australia, mereka tidak harus menunjukkan paspor vaksin tersebut, karena info mengenai vaksinasi yang mereka dapatkan sudah terhubung dengan paspor mereka.
Pemerintah Australia mengatakan paspor vaksin yang bisa digunakan untuk melakukan perjalanan internasional mulai tersedia bulan Oktober
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana