Pasukan Khusus Australia Dituduh Terlibat Pembantaian Warga Sipil di Afghanistan

Investigasi ABC memperoleh keterangan bahwa para pejuang Taliban itu terbunuh oleh patroli Zulu 2 dan senjata-senjata mereka turut ditemukan.
Tapi sejumlah warga sipil kemudian terbunuh dalam apa yang tampaknya merupakan penembakan massal di dekat sebuah traktor.
Keterangan ini didukung oleh kesaksian penduduk desa yang diwawancarai secara terpisah oleh seorang wartawan Afghanistan yang dipekerjakan oleh ABC. Ia datang langsung ke desa Sara Aw.

Seorang warga desa bernama Abdul Qadus mengatakan bahwa saudaranya, Abdul Salim, saat itu sedang mengendarai traktor ketika ditembak mati.
"Saat itu dia mengangkut banyak bawang, akan membawanya ke kota. Ada beberapa orang lain bersamanya," kata Abdul Qadus.
"Saya melihat dua orang yang berada di dekat anggota Taliban ditembak dan dibunuh. Keduanya tidak ada hubungannya dengan mereka," jelas Qadus.
"Yang lain adalah sepupu saya yang sedang duduk mengepak bawang ketika mereka menembak dan membunuhnya di sana," katanya.
Pasukan khusus Australia SAS telah menewaskan hingga 10 warga sipil Afghanistan yang tak bersenjata dalam suatu serangan di Provinsi Kandahar pada tahun 2012
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi
- Terungkapnya Tindakan Kekerasan di Sejumlah Pusat Penitipan Anak di Australia
- Kabar Australia: Gaji AU$ 100.000 Belum Tentu Cukup untuk Sewa Rumah
- Bagaimana Peluang Timnas Indonesia Lulus Piala Dunia 2026 Seusai Dihajar Australia?
- Timnas Indonesia Kalah Terlalu Banyak, Kluivert: Kami Tak Pernah Menundukkan Kepala