Pasutri Jambret Anting Bocah 8 Tahun, Daun Telinga Korban Sampai Robek

jpnn.com, MATARAM - Pasangan suami istri bersama seorang rekan pria mereka ditangkap usai menjambret anting seorang anak berusia 8 tahun di pinggir jalan wilayah Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
“Ketiga pelaku sudah ditangkap," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Komisaris Besar Polisi Hari Brata di Mataram, Selasa (7/12).
Tiga terduga penjambret anting yang berasal dari Kota Mataram ini masing-masing berinisial MAF, 44, dan istrinya TR, 40, dan rekannya SM, 42.
Ketiganya ditangkap tim gabungan Polda NTB, Polres Lombok Barat, dan Polsek Gerung, Senin (6/12).
Mereka bertiga ditangkap di rumah mereka tanpa perlawanan. Barang bukti berupa kendaraan milik mereka yang digunakan saat beraksi beserta anting korban telah diamankan.
"Dari pemeriksaan, mereka mengakui perbuatanya," ujar dia.
Modus aksi mereka dilakukan dengan bujuk rayu, tetapi ketika ada saksi yang melihat, mereka bergegas menarik anting sebelah kiri korban dan kabur.
"Aksi mereka itu mengakibatkan daun telinga korban mengalami luka robek," ucapnya.
Pasangan suami istri bersama seorang rekan pria mereka ditangkap usai menjambret anting seorang anak berusia 8 tahun di pinggir jalan wilayah Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
- Mobil Ditabrak Kereta, Pasutri Tewas Seketika
- Kemenag: 7 Calon Jemaah Haji Asal Kota Mataram Meninggal Dunia
- Irjen Hadi Gunawan: Di NTB Tidak Boleh Ada Geng Motor
- Detik-detik Penjambret Menyasar Perempuan di Tanah Abang, Brutal dan Sadis
- Pasutri Pengedar Sabu-Sabu Diringkus Polisi, Terancam Hukuman Berat
- KPK Dalami Korupsi Shelter Tsunami NTB, Waskita Karya Berpotensi Jadi Tersangka Korporasi