Patrialis Perintahkan Pemantauan Tamu Napi Teroris
Minggu, 31 Oktober 2010 – 06:36 WIB

Patrialis Perintahkan Pemantauan Tamu Napi Teroris
Rois dijatuhi hukuman mati oleh PN Jakarta Selatan pada 13 September 2005. Demikian pula rekannya, Abdul Hasan, yang juga terlibat dalam pengeboman Kedubes Australia. Kedua terpidana mati itu kini menempati sel dengan pengamanan khusus di Nusakambangan.
Terpisah, Kabidpenum Mabes Polri Kombespol Marwoto Soeto menjelaskan, saat ini Toni Togar masih diperiksa intensif Densus 88. "Pekan depan akan ditentukan statusnya. Yang jelas, sekarang dia kan memang masih menjalani hukuman," katanya.
Terkait skenario kelompok itu untuk menyerang penjara dan membebaskan teman-teman mereka, kata Marwoto, Densus 88 sudah mengantisipasi. "Pola dan target itu sebenarnya sudah terungkap sejak Sonata (Abdullah Sonata, Red) ditangkap di Klaten pada 23 Juni lalu," jelasnya.(rdl/dwi)
JAKARTA - Kementerian Hukum dan HAM tidak ingin kasus Toni Togar yang bisa mengontrol aksis terorisme dari penjara terulang. Apalagi, terungkap bahwa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- Setop Rekrut Honorer Baru, Angkat Dahulu R2/R3 Jadi PPPK
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur