PDIP Ajak Ki Enthus Wayangan demi Ahok-Djarot

"Para ulama dan kiai NU menegaskan bahwa wayang adalah sarana dakwah Islam," ujarnya.
Ki Enthus juga mengaku diutus oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menyukseskan duet Basuki-Djarot dalam pilkada DKI putaran kedua.Karenanya lakon berjudul Dewa Ruci sengaja dipilih untuk pergelaran wayang itu.
Kisah itu menggambarkan perjuangan Bima mencari air kehidupan. Menurut Ki Enthus, kisah itu mirip dengan upaya duet Ahok-Djarot membenahi DKI Jakarta yang penuh dengan tantangan dan rintangan. Namun, Bima dan juga oleh Ki Enthus digambarkan dalam sosok Basuki-Djarot tetap pantang menyerah.
Dalang yang juga bupati Tegal itu menegaskan, pemilih di DKI mestinya bisa membedakan pasangan calon yang sudah memberi bukti, dengan duet yang sebatas mengumbar janji.
"Kalau calon yang lain masih kosong dan kalau kotak kosong masih banyak bunyinya, banyak omong padahal belum ada isinya. Tapi beda pilihan jangan merusak persatuan," tegas Ki Enthus.(ara/jpnn)
DPP PDI Perjuangan menggelar pertunjukan wayang dalam rangka memenangkan duet Basuki T Purnama-Djarot S Hidayat pada pilkada DKI. Pertunjukan wayang
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Peringati HUT ke-25 BMI, Bung Vino Berkomitmen Rekrut Generasi Muda untuk Besarkan PDIP
- Innalillahi, Ketua DPP PDIP Nusyirwan Meninggal Dunia
- Jaksa KPK Mengakui Delik Perkara Hasto Bukan terkait Kerugian Negara
- Guntur Romli Tuduh KPK Pakai Cara Kotor untuk Ganggu Pembelaan Hasto
- Jaksa KPK Tegaskan Perkara Hasto Murni Penegakan Hukum
- Guntur Romli Optimistis Hasto Menang di Pengadilan: Secara Hukum Posisi Kami Sangat Kuat