PDIP akan Datangi KPK
Klarifikasi Penetapan Tersangka Baru kasus Suap
Jumat, 03 September 2010 – 00:14 WIB
PDI Perjuangan kuatir KPK sedang meningkatkan citra. Kenapa pada kasus sebelumnya tidak sapu bersih seperti kemarin. Pada kasus Century terlihat tidak kerja keras beda dengan kasus Miranda ini. M. Nurdin menyebut PDIP tidak niat mengintervensi tapi wajar menanyakan bagaimana mereka jadi tersangka. "Penerima dan pemberi sama di depan hukum. Sudah sejauh mana dengan status pemberi," tutur anggota Komisi III itu.
Pernyataan Gayus lebih keras lagi. Dia menyebut langkah KPK itu prematur dan ceroboh. Karena beberapa UU bidang hukum mengamatkan terhadap pemberian pejabat negara harus dimulai dari pemberi aktif.
"Menunjuk Miranda merupakan kebijakan fraksi sebagaimana dalam pemilihan pejabat negara lainnya. Diberi atau tidak diberi akan tetap¡ memilih. Pemberi juga belum menjelaskan niatnya memberi secara formal. Jadi prematur. Lalu KPK ceroboh telah tetapkan aliran dana untuk mendudukkan jadi tersangka," papar Gayus.
Dia menambahkan ada dugaan intrik-intrik untuk pengalihan isu saat ini. "KPK sebaiknya evaluasi dan tidak ceroboh. Kami dukung KPK pemberantasan korupsi tapi tanpa adanya intrik," tegasnya.(jal)
JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan mengaku kaget dan sedih atas keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan 26 tersangka baru kasus
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Pilkada 2024 Telah Usai, Ketua LUIS Ingatkan Umat Muslim Jangan Terprovokasi Hoaks
- Benny Sabdo: Bawaslu Awasi Melekat Rekapitulasi Suara Pilgub Jakarta 2024
- Pilgub Banten 2024: Bu Airin Kalah 2-6 dari Pak Andra, Ini Perinciannya
- AKBP Kuswara Minta Bantuan Polda setelah Puncak Jaya Sempat Membara
- Real Count Pilkada Purwakarta 2024: Anne Ratna Mustika Berat, Lihat Itu Aksi Dedi Mulyadi
- Optimistis Pilkada Jakarta 2 Putaran, BePro Siap All Out Menangkan Ridwan Kamil-Suswono