PDIP dan Golkar Masih Unggul Seperti Pemilu 2019
![PDIP dan Golkar Masih Unggul Seperti Pemilu 2019](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/normal/2022/10/26/ketua-umum-dpp-partai-golkar-airlangga-hartarto-mendampingi-gcvz.jpg)
Partai Demokrat yang pernah menang pileg pada tahun 2009, saat ini berada pada level dukungan 5.4%. Pada pileg 2019 yang lalu, persentase kursi Demokrat mencapai 9.39%.
Dia mengatakan ada dua alasan penyebab PDIP masih unggul saat ini. Pertama, Jokowi masih populer. Jokowi jauh lebih identik dengan PDIP.
Kedua, PDIP menjadi pahlawan menolak perpanjangan jabatan presiden dan presiden tiga periode.
Publik yang menolak perpanjangan jabatan presiden angkanya mencapai 74.1%. Publik yang menolak presiden 3 periode angkanya mencapai 77.2%.
Dalam hal ini, penolakan PDIP terhadap dua isu tersebut sejalan dengan keinginan rakyat.
Ade menambahkan ada tiga alasan Golkar masih unggul setelah PDIP
Pertama, kepuasan publik terhadap penanganan Covid-19. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap penanganan Covid-19 mencapai angka 76.5%.
Dua aktor utama yang dikenal luas bertanggung jawab atas penanganan Covid-19 adalah Airlangga Hartarto dan Luhut Panjaitan. Keduanya dikenal sebagai tokoh Golkar.
Ada 5 alasan elektabilitas Partai Golkar dan PDIP masih unggul sesuai hasil survei menjelang Pilpres 2024.
- Hasto Minta Pemeriksaannya Besok di KPK Ditunda
- Hasto Kristiyanto Akan Penuhi Panggilan KPK jika Tak Ada Kepentingan Mendesak
- Reses DPRD DKI, Alia Noorayu Laksono Serap Aspirasi Masyarakat Jakarta Timur.
- Apa Doa Megawati saat Umrah di Madinah?
- Ronny Talapessy: Putusan Hakim Belum Menyentuh Materi Gugatan Hasto Kristiyanto
- Hakim Putuskan Gugatan Praperadilan Hasto Tak Dapat Diterima