PDIP Masih Galau Soal Pendamping Rano Karno

jpnn.com - SERANG – PDI Perjuangan kesulitan menentukan calon wakil gubernur Banten untuk mendampingi petahana Rano Karno. Untuk kesekian kalinya rapat DPP partai berlambang banteng moncong putih itu gagal menghasilkan keputusan soal pendamping Rano.
“Hari ini (kemarin-red) deadlock, pembahasan calon wakil RK (Rano Karno-red) di rapat pleno DPP kembali diundur,” kata Sekretaris Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPP PDIP Dharmono K Lawi saat dikonfirmasi Radar Banten, Kamis (15/9).
Dharmono ogah membeberkan alasan rapat DPP tersebut gagal mencapai kata sepakat. Dia juga belum bisa memastikan kapan pembahasan itu akan kembali dilanjutkan.
Menurut anak buah Megawati Soekarnoputri ini, pembahasan tadinya sudah ada kemajuan. Namun, hingga akhir rapat tidak ada keputusan yang bisa diambil. “Padahal, sudah sempat mengerucut pada dua nama, tapi apa yang terjadi malah mundur kembali,” tutupnya.
Meski begitu, Dharmono memastikan bahwa deadlock tersebut bukan masalah yang perlu dikhawatirkan. Pasalnya, pendaftaran pasangan calon untuk Pilgub Banten 2017 baru akan dibuka tanggal 21 September mendatang.
“Komitmen DPP, hari pertama pendaftaran calon di KPU menjadi deadline DPP untuk mengambil keputusan,” jelasnya. (Deni S/Radar Banten/dil/jpnn)
SERANG – PDI Perjuangan kesulitan menentukan calon wakil gubernur Banten untuk mendampingi petahana Rano Karno. Untuk kesekian kalinya rapat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu