PDIP Nilai Anies Baswedan Ribet soal Penutupan Hotel Alexis
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tergolong ribet terkait penutupan Hotel Alexis.
Apalagi, sambung Gembong, Anies sempat mengaku ingin mendisiplinkan jajarannya terkait surat penutupan Alexis yang bocor ke media sebelum eksekusi dilakukan.
Menurut Gembong, seharusnya pendisiplinan dilakukan sebelum surat itu beredar.
Dengan demikian, tidak ada asumsi mengenai Anies yang menganulir keputusannya sendiri.
“Jangan barang yang sudah masuk ke media kemudian gubernur menganulir apa yang sudah menjadi keputusannya," kata Gembong, Senin (26/3).
Gembong juga mengkritisi Anies yang ingin memonopoli informasi soal Hotel Alexis sendirian.
Dia menilai tindakan itu membuat kebijakan tidak transparan.
Selain itu, Gembong juga heran melihat bocornya informasi penutupan Alexis ke media yang diklaim Anies sebagai ketidakdisiplinan anggota.
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tergolong ribet terkait penutupan Hotel Alexis.
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Tahun ke-12, Nara Kreatif Meluluskan 778 Siswa, Anies Baswedan Beri Pesan Khusus