Pecco Bagnaia Petik Banyak Pelajaran Berharga dari MotoGP Thailand

jpnn.com - JAKARTA - Pembalap Ducati Franscesco “Pecco” Bagnaia finis di posisi ketiga pada MotoGP Thailand 2025 di di Sirkuit Buriram, Minggu (2/3). Dia kalah dari Marc Marquez yang finis di posisi pertama, dan Alex Marquez di tempat kedua.
Pecco pun memetik banyak pelajaran berharap dari MotoGP Thailand 2025 tersebut.
"Saya harus meningkatkan performa, mempelajari apa yang dia (Marc) lakukan dengan lebih baik dan menutup selisih waktu saat ini, karena saya tahu dua balapan akhir pekan berikutnya sangat bagus untuk Marc dan Alex, tetapi saya harus lebih dekat dengan mereka," kata Bagnaia dalam laman Motosport, Senin (3/3).
Pembalap Italia itu mengaku tak berdaya menandingi dominasi Marc dan Alex semenjak sesi kualifikasi. Pecco bahkan sudah berusaha memperkecil selisih waktu ketika ban Marc Marquez mengalami tekanan, sehingga disalip oleh Alex. Namun, manuver Pecco tetap gagal menyalip Marc.
"Saya bahkan belum bisa menghentikan mereka. Saya mencobanya tetapi seperti di bioskop, melihat mereka saling bersaing," ujar juara dunia MotoGP 2023 tersebut.
Hasil ini memupus harapan Pecco mempertahankan gelar juara GP Thailand yang diraihnya musim lalu. Selanjutnya, MotoGP dilangsungkan di Termas de Rio Hondo, Argentina pada 14-17 Maret. (antara/jpnn)
Francesco Bagnaia atau Pecco memetik banyak pelajaran berharga dari MotoGP Thailand 2025.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Diggia Siap Mengusik Persaingan Juara MotoGP 2025
- Kehilangan Posisi Puncak, Marc Marquez Minta Maaf Lalu Mengaku Hal Ini
- Kabar Baik dari Jorge Martin si Petahana MotoGP, tetapi..
- MotoGP 2025: Perasaan Campur Aduk Ducati Melihat Performa Marquez dan Bagnaia
- Pernyataan Resmi dari Pemimpin Klasemen MotoGP 2025
- Pengakuan Mengejutkan Pecco setelah Menjuarai Race MotoGP Amerika