Pedagang: HET Atasi Harga Beras yang Ugal-ugalan
Selasa, 12 Maret 2024 – 17:05 WIB

Petugas menata beras dalam karung saat penyaluran bantuan cadangan pangan beras di Kelurahan Gemah, Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/1/2024). ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nym
jpnn.com, JAKARTA - Pedagang: HET Atasi Harga Beras yang Ugal-ugalan
Pemerintah merelaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium mulai 10-23 Maret 2024.
Kebijakan relaksasi ini membuat HET beras premium naik Rp 1.000 untuk delapan wilayah.
Ketua Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang Zulkifli Rasyid menilai kebijakan merelaksasi HET untuk menjaga harga dan stok beras stabil di pasaran.
"Kalau enggak ada HET harga beras gak akan turun," kata dia kepada wartawan, Selasa (12/3).
Ia mengatakan dengan diterapkannya HET, membuat pabrik-pabrik besar penguasa beras tidak ugal-ugalan membeli gabah petani.
Dia mendata ada sekitar 7 pabrik yang membeli gabah ugal-ugalan saat ini.
"Petani harus untung tapi jangan sampai harga beras naik," kata dia.
Dengan adanya kebijakan HET ini satgas pangan di bawah Kepolisian RI bisa ikut mengawasi di lapangan
BERITA TERKAIT
- Harga Bahan Pokok Turun, Satgas Pangan Peringatkan Pedagang Pasar Gedebage
- Harga Minyak Goreng dan Bawang Makin Tinggi, Komoditas Pangan Lain Fluktuatif
- MinyaKita Tak Sesuai Takaran, Ketua DPR Menyoroti Sisi Pasokan agar Tidak Terganggu
- Mentan Amran Bakal Tindak Pedagang Jual Beras di Atas HET
- Krisis Pangan Global Mulai Terjadi, Bagaimana Status Indonesia?
- Menko Pangan Zulhas Pastikan Harga Beras Stabil Menjelang Ramadan