Pedagang Takut Jual Eceran, Penyerapan Gula Lambat

Di antara angka tersebut, 135 ribu ton sudah terserap pedagang. Sisanya, 118 ribu ton berada di gudang.
”Penyusutan areal tanam tebu juga mengkhawatirkan. Sejak tahun lalu, penyusutannya cukup banyak dan diperkirakan berlanjut hingga tahun ini,” terangnya.
RNI tahun ini menargetkan produksi gula 300 ribu ton.
Angka itu naik jika dibandingkan dengan produksi tahun lalu sebesar 280 ribu ton.
Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Arum Sabil menambahkan, beberapa faktor membuat produksi gula tahun ini diperkirakan menurun.
”Setiap tahun, produksi gula nasional mencapai 2,5 juta ton. Tetapi, sangat mungkin, tahun ini hanya akan terealisasi 2 juta ton karena rendahnya minat petani menaman tebu,” tambahnya. (vir/c16/fal)
Para pedagang takut menjual gula secara eceran ke pasar setelah ada penugasan bahwa hanya Bulog yang diperbolehkan memasarkan gula curah.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Bulog Terus Pantau Penyerapan Gabah & Beras Meski Libur Lebaran
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- Tinjau Panen Raya di Klaten, Marga Taufiq Pastikan Bulog Serap Gabah Petani Sesuai HPP