Pejabat Titipan Ganggu Keuangan Perusahaan BUMN

Selain itu, struktur permodalan masih bergantung pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Selama ini, perusahaan pelat merah yang berkinerja buruk akan mendapat suntikan modal dari negara dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN).
”Harus dipilah. Perusahaan dengan peluang dan strategis harus diutamakan untuk mendapat PMN,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Riset Center of Reform On Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, masalah BUMN terletak pada struktur keuangan.
”Situasi pasar tengah tertekan. Ini membuat pertumbuhan sangat berat menyusul daya beli menurun. Karena itu, BUMN dengan orientasi pasar domestik akan sangat berat,” tutur Faisal.
Dia menambahkan, BUMN yang sakit sebaiknya ditutup.
”Opsi penutupan itu perlu dan laik diperhatikan,” ucap Faisal. (far)
Sebanyak 24 perusahaan berstatus badan usaha milik negara (BUMN) meninggalkan jejak kerugian sejumlah Rp 5,852 triliun sepajang paruh pertama 2017.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Perhutani Hadirkan Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Batam & Baubau
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius
- Gelar Program Mudik Gratis 2025, Bank Mandiri Lepas 8.500 Pemudik dengan 170 Bus
- Kementerian BUMN Lepas Peserta Mudik Gratis dengan 200 Kota Tujuan
- Yusuf Permana Dicopot dari Jajaran Komisaris BNI