Pelabuhan Tanjung Carat Ditargetkan Groundbreaking di 2024, Ini Langkah Pj Gubernur Sumsel

jpnn.com, PALEMBANG - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan groundbreaking (mulai kontruksi) pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat pada 2024 mendatang.
Menhub Budi Karya menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas bersama Pj Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/10).
Menhub Budi Karya mengatakan nantinya seluruh kendala yang berkaitan dengan proses administrasi, seperti lahan dan sebagainya diharapkan bisa tuntas dalam waktu dekat.
Dia juga optimistis pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat akan di-groundbreaking dan secepatnya beroperasional.
"Tahun depan semuanya akan kami selesaikan, baik itu administrasi, Amdal-nya, anggaran dan sebagainya. Insyaallah 2024 sudah bisa dimulai groundbreaking Pelabuhan Tanjung Carat," kata Menhub Budi Karya.
Menhub menilai keberadaan Pelabuhan Tanjung Carat nantinya sangat penting, mengingat selama ini seluruh komoditi, pertambangan, dan urusan logistik lainnya dikirim ke pelabuhan di Lampung.
Hal itu dikarenakan kondisi Pelabuhan Boom Baru Palembang masih belum mampu meng-cover penuh, karena lokasinya berdekatan dengan perkotaan dan dangkal.
Karena itu, Menhub Budi Karya meminta instansi terkait untuk secepatnya mengurus seluruh persyaratan yang harus diselesaikan.
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatono menyiapkan sejumlah langkah terkait target groundbreaking Pelabuhan Tanjung Carat pada 2024
- Tekan Angka Kecelakaan, Pemprov Sumsel Aktifkan Kembali Kereta Api Mahasiswa
- HDCU, Bupati, dan Wali Kota Bersinergi, Wujudkan Sumsel Maju Terus Untuk Semua
- Program Mudik Gratis Pemprov Sumsel Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
- Pakan eGibran
- Bertemu Wadubes Terrece Teo, Rusdi Kirana Dorong Kerja Sama RI-Singapura Ditingkatkan
- Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Penguatan Statistik Hayati di Indonesia