Pelajaran Bermain Bola dari Van Bronckhorst
Kamis, 23 Juni 2011 – 05:27 WIB

EFEKTIF - Aksi Giovanni van Bronckhorst (tengah-putih) saat memperkuat tim Internasional Stars dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Foto: Charlie Lopulua/Indopos.
JAKARTA - Pagelaran Starbol tidak seperti yang diharapkan. Itu jika diukur dari minimnya jumlah penonton yang datang langsung menyaksikan jalannya pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tadi malam. Bermain hanya 45 menit di babak pertama, pemain berdarah Maluku itu tampil memukau dengan gaya mainnya yang sederhana, visi permainan bagus, serta penguasaan bola dan umpan-umpannya yang akurat. "Giovanni menunjukkan hal positif. Dia bermain sederhana dan efektif. Itulah permainan sepak bola," kata Jacksen F Tiago, pelatih Tim Putih yang bermaterikan pemain-pemain asing plus Van Bronckhorst. "Semoga para pemain Indonesia bisa memetik pelajaran dari cara main Giovanni," lanjutnya.
Padahal pertandingan yang penyelenggaraannya dibidani oleh APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia) itu diikuti oleh pemain pemain lokal dan asing terbaik di kompetisi Indonesia. Tak hanya itu, pertandingan Starbol juga diikuti oleh sosok yang punya nama besar di persepakbolaan dunia. Yaitu mantan kapten timnas Belanda yang pernah merumput bersama FC Barcelona dan Arsenal Giovanni Van Bronckhorst.
Baca Juga:
Akan tetapi, terlepas dari jumlah penonton yang hanya sekitar seribu itu, laga Starbol tadi malam menghadirkan beberapa makna penting. Yang pertama tentu saja pelajaran bagaimana bermain sepak bola yang sebenarnya seperti yang diperagakan Van Bronckhorst.
Baca Juga:
JAKARTA - Pagelaran Starbol tidak seperti yang diharapkan. Itu jika diukur dari minimnya jumlah penonton yang datang langsung menyaksikan jalannya
BERITA TERKAIT
- Augusto Fernandez Sangat Bersemangat Kembali ke MotoGP Qatar
- 2 Kelebihan Timnas U-17 Indonesia di Mata Korea
- Madura United Vs Persija: Si Macan Dapat Hukuman Tambahan
- Real Madrid Krisis Penjaga Gawang!
- Cedera Hamstring, Gabriel Magelhaes Absen hingga Akhir Musim
- Courtois dan Lunin Cedera, Real Madrid Menyisakan Pemuda 19 Tahun