Pelaku Curanmor Bawa Jimat Tertindih Motor, Remuuuk

Beruntung, aksi warga berhasil dilerai oleh dua orang anggota Intel Polrestabes Surabaya yang kebetulan lewat dekat lokasi.
Mereka adalah Aipda Armandik dan Aipda Adik. Keduanya lantas mengamankan Mislin. Namun karena lokasi kejadian di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Mislin pun diserahkan untuk diproses hukum.
Selain tersangka, barang bukti yang berhasil diamankan adalah dua unit sepeda motor milik pelaku dan korban, delapan buah kunci T, satu kunci untuk merusak gembok pagar rumah, pisau penghabisan, dan berbagai pecahan mata uang lama mulai rupiah, ringgit Malaysia hingga yuan Tiongkok yang diduga sebagai jimat.
Sementara itu saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ardian Satrio Utomo membenarkan penangkapan tersangka.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan kasus dengan memburu pelaku lain yang sudah dikenali ciri-cirinya.
Sebab dilihat dari barang bukti dan cara kerjanya, pelaku tampaknya sudah profesional.
"Kami masih memeriksa tersangka dan mengkelernya untuk menunjukkan beberapa kemungkinan adanya TKP lain," ungkap AKP Ardian. (yua/jay)
Mislin, 31, warga Jatisrono Timur I, Surabaya, nyaris tewas karena diamuk massa setelah aksinya mencuri kendaraan bermotor di rumah Arif Satrio,
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Kurir di Palembang Jadi Korban Curanmor, 138 Paket Ikut Raib
- Menganggur & Banyak Utang, Eks Karyawan Bank di Palembang Pilih Mencuri Mobil
- Pelaku Curanmor Beraksi di Parkiran Rumah Sakit, Begini Modusnya
- Residivis Sekaligus Spesialis Curanmor di Musi Rawas Ditangkap
- Residivis Kembali Berulah Curi Motor Warga, Dibekuk Polisi, Rekannya Masuk DPO
- Buronan Kasus Curanmor Digulung di Labuan Bajo, Bravo, Pak Polisi