Pelaku Pembunuhan Pemilik Toko Emas di Bandung Diringkus, 1 Lagi Masih Buron

jpnn.com, BANDUNG - Tersangka berinisial A, yang menjadi buronan terkait kasus pembunuhan pemilik toko emas di Jalan Ahmad Yani (Kosambi), Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap jajaran Polrestabes Bandung.
Tersangka A ditangkap polisi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, setelah diduga melarikan diri terkait kasus pembunuhan tersebut.
“Ditangkapnya di daerah Kebumen, Jawa Tengah. Walaupun itu jauh, tetapi (tersangka) masih bisa kami tangkap,” kata Kapolsek Sumur Bandung Kompol Septa Firmansya di Bandung, Senin (27/9).
Tersangka A masih menjalani pemeriksaan atas kasus yang tersebut, dan rencananya yang bersangkutan akan ditahan di Polsek Sumur Bandung.
Menurut Septa, satu tersangka lainnya berinisial Y masih menjadi buronan polisi.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi, Senin (20/9) pekan lalu. Saat itu, pemilik toko emas yang berinisial T (60) ditemukan tak bernyawa di tokonya di kawasan Kosambi, Kota Bandung.
Para pelaku melakukan aksi pencurian dan perampokan diduga menggunakan modus sebagai pekerja yang akan memasang CCTV di toko tersebut.
Polisi menyatakan ada tiga tersangka yang diduga terlibat peristiwa itu. Tersangka berinisial S (47) sudah diamankan di hari yang sama. Total sudah dua tersangka diamankan, yakni S dan A. Keduanya kini tengah diperiksa untuk mencari keberadaan Y, yang merupakan tersangka lainnya. (antara/jpnn)
Polrestabes Bandung kembali menangkap seorang tersangka pembunuhan terhadap pemilik toko emas di Kota Bandung. Total dua tersangka sudah ditangkap, sedangkan satu lainnya masih buron.
Redaktur & Reporter : Boy
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL, Denpomal Sita Sebuah Mobil
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru